Saturday, February 5, 2011

Kuota Snmptn 2011 Bisa Meningkat Tajam

Meningkatnya kapasitas mahasiswa yang diterima melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dari 120 ribu menjadi 165 ribu dinilai positif. Positif karena ada peningkatan angka partisipasi kasar (APK) menyerap peserta didik dalam mencerdaskan bangsa.

Hal tersebut dikemukakan Dirjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) Djoko Santoso kepada Media Indonesia di Jakarta, Selasa (1/2), menanggapi peningkatan kapasitas mahasiswa yang diterima melalui jalur SNMPTN tahun ini.

"Ya tentu baik saja dan positif karena meningkatnya penerimaan kapasitas mahasiswa ini terjadi juga peningkatan APK.Ini bisa terjadi karena ada PTN yang menambah mahasiswa melalui SNMPTN dan kapasitas mereka," ungkap Djoko Santoso.

Dengan tingginya daya serap atau kapasitas penerimaan mahasiswa yang lebih banyak, semakin tinggi pula upaya mencerdaskan anak bangsa melalui PTN.

Ketua SNMPTN 2011 Herry Suhardiyanto mengatakan, kenaikan dari 120 ribu menjadi 165 ribu masih berupa perkiraan. Hal itu terjadi karena banyak PTN yang mengalokasikan bangku kuliah di atas batas minimal (60 persen) dari angka total melalui seleksi nasional (SNMPTN). Itu sesuai dengan Permendiknas No 34 tahun 2010. "Keputusan para Rektor PTN tersebut, merupakan hal yang bagus," kta Herry Suharyadi.

Ketua Majelis Rektor PTN Musliar Kasim mengakui, peningkatan tersebut karena ITB dan UGM menerima mahasiswa 100 persen melalui SNMPTN. "Ini bagus sekali karena jumlah mahasiswa yang diterima melalui PTN meningkat melalui SNMPTN," cetus Musliar yang juga Rektor Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatra Barat itu.
Selengkapnya...

Pusat Informasi Snmptn Bandung

Seperti tahun lalu, Panitia Pusat Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) kembali memberikan kepercayaan kepada Universitas Padjadjaran untuk mengelola call centre SNMPTN 2011. Dibukanya Call Center SNMPTN 2011 di Unpad, terkait dengan diamanatkannya Rektor Unpad, Ganjar Kurnia sebagai Koordinator Bidang Pendaftaran SNMPTN 2011.

Salah seorang penanggung jawab call centre sekaligus Humas Unpad Weny Widyowati mengungkapkan, layanan call center SNMPTN 2011 ini mulai dibuka sejak 1 Februari 2011, di Gedung 4 Lt. 1 Kampus Unpad, Jln. Dipati Ukur No. 35 Bandung. Ruangan call center tersebut diisi dengan 12 booth line telepon yang dilengkapi dengan seperangkat komputer aktif untuk online. Mereka yang membutuhkan informasi terkait SNMPTN bisa menghubungi nomor call center 0804 1 450 450.


Kampus Unpad, Jln. Dipati Ukur No. 35 Bandung - Pusat Informasi Snmptn Bandung


"Itu artinya tersedia 12 layanan telepon yang dipegang oleh 12 orang untuk melayani dan memberikan informasi seputar SNMPTN 2011. Kami melayani informasi yang dibutuhkan oleh orang-orang yang akan melakukan pendaftaran di berbagai wilayah di Indonesia. Calon peserta SNMPTN dari seluruh Indonesia menelepon ke sini untuk mengetahui mekanisme dan teknis pendaftaran,” ungkap Weny, Sabtu (5/2).

Menurut Weny, layanan call center SNMPTN 2011 saat ini dibuka sesuai dengan hari dan jam kerja yaitu dari Senin sampai Jumat, dari pukul 8.00 sampai 16.00 WIB. Namun, jam kerja serta hari kerja tersebut masih bisa berubah tergantung animo dari penelepon.
Selengkapnya...

UIN Yogyakarta Buka Jalur Khusus Santri

Calon mahasiswa asal pesantren memperoleh porsi yang layak di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta (Suka) pada jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Prof Musa Asy'arie mengatakan ,UIN Suka menerima 3.500 mahasiswa untuk 34 program studi strata satu (S1) pada tahun 2011. Sebanyak 15 persen kuota jalur SNMPTN undangan, 5 persen bidik misi dan 40 persen reguler.


Menjawab pertanyaan wartawan di Yogyakarta, Jumat (4/2), dia menyatakan UIN Suka memiliki kebijakan khusus bagi calon mahasiswa dari pesantren, di antaranya lewat jalur mandiri. "Kita ada porsi kursi untuk calon mahasiswa asal pondok pesantren, di luar jalur SNMPTN," kata dia.

Sementara Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) akan menerima 5.109 mahasiswa baru yang akan diseleksi melalui SNMPTN sebanyak 3.006 mahasiswa dan jalur ujian mandiri 2.043 mahasiswa. Jalur SNMPTN tersebut, 800 mahasiswa diseleksi melalui jalur undangan dan 400 mahasiswa melalui program pemerintah, bidik misi (mahasiswa miskin berprestasi).

Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Prof. Dr. Rohmad Wahab mengatakan, UNY bermaksud memenuhi ketentuan pemerintah dalam menerima calon mahasiswa baru, dengan komposisi 60 persen jalur SNMPTN dan 40 persen jalur mandiri.

Menurut dia, seleksi mandiri dilakukan untuk program studi khusus yang memerlukan persyaratan tambahan seperti ketrampilan calon mahasiswa di bidang olah raga dan seni. Kalau diseleksi secara reguler, prosedurnya akan menyulitkan.

Direktur Akademik UGM Budi Prasetyo W menyatakan universitasnya menerima sebanyak 7.127 calon mahasiswa baru.Sebagian calon mahasiswa direkrut melalui jalur undangan. Seluruhnya direkrut melalui jalru SNMPTN. Dari jumlah tersebut, sebanyak 41 persen atau 2.932 mahasiswa saja diseleksi melalui jalur undangan dan sisanya 59 persen atau 4.195 mahasiswa melalui jalur ujian tulis. "Tidak ada ujian mandiri diselenggarakan UGM," kata dia.

Dia menyatakan jalur undangan jangan dipersepsikan oleh masyarakat bahwa calon mahasiswa yang bersangktuan bisa langsung diterima. Ada sistem khusus yang dimiliki oleh masing-masing perguruan tinggi untuk menerima atau menolak calon mahasiswa jalur undangan dimaksud.

Menyangkut calon mahasiswa pendaftar ujian masuk (UM) dan program bibit unggul swadana yang telanjur mendaftar dan memiliki kelebihan uang pendaftaran, dia menyatakan uang kelebihan dikembalikan. UGM hanya menarik uang pendaftaran SNMPTN sebesar Rp 200 ribu.
Selengkapnya...

Jangan Terlambat Mendaftar Snmptn Jalur Undangan

Panitia Lokal Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Bandung meminta para kepala sekolah segera menyapkan siswa-siswi yang akan diusulkan ikut dalam seleksi jalur undangan.

"Kepala sekolah diharapkan dapat sesegera mungkin menyiapkan muridnya yang akan ikut seleksi jalur undangan agar pendaftaran tidak menumpuk di hari-hari terakhir pendaftaran," kata Ketua Panitia SNMPTN Lokal Bandung Prof Dr Husein Hernadi Bhakti di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (5/2).

SNMPTN jalur undangan itu diperuntukan bagi murid kelas XII SMA/SMK/MA/MAK atau yang sederajat dengan kelas XII. Pelajar yang diusulkan tersebut harus memiliki prestasi akademik di sekolahnya secara konsisten.

Menurut Husein, peranan kepala sekolah sangat menentukan dalam program SNMPTN jalur undangan itu. Mereka harus mengawali dengan mendaftarkan profil sekolahnya ke dalam laman SNMPTN jalur undangan yakni www.undangan.snmptn.ac.id.

Husein menyebutkan, SNMPTN jalur undangan tersebut merupakan salah satu jalur masuk perguruan tinggi negeri yang mengedepankan jalur prestasi.

Sementara itu, pendaftaran jalur undangan diperluas. Bila sebelumnya hanya diikuti oleh sekolah berakreditasi A dan B, sejak 29 Januari lalu SNMPTN jalur undangan bisa diikuti sekolah berakreditasi C dengan kuota 10%.
Selengkapnya...

Kuota PMDK ITS Belum Ditentukan

Pemerintah telah menetapkan kuota minimal 60 persen untuk calon mahasiswa baru lewat Seleksi Nasional Masuk PTN (SNMPTN). Namun ITS belum menentukan berapa persen kuota yang diambilnya untuk tahun ini, apakah masih 85% seperti tahun lalu.

"Karena masih tentatif, kami masih belum ada keputusan. Kami masih merundingkan hal itu," kata Pembantu Rektor I, Arif Djunaidy, saat dihubungi detiksurabaya.com, Jumat (14/1/2011).

Arif menerangkan bahwa 85 % SNMPTN dibagi dalam 2 jalur yakni jalur ujian tulis dan jalur undangan (PMDK). Arif lupa persentasi kedua jalur tersebut. Selain SNMPTN, kata Arif, ITS juga membuka jalur mandiri yang bakal mengisi kekurangan kuota SNMPTN yakni 15 %.

"Jalur mandiri tidak boleh sebelum atau berbarengan dengan SNMPTN. Jalur mandiri
dilakukan sesudah pelaksanaan SNMPTN," tambah Arif.

Apakah dengan peraturan ini ITS akan menjatah kuota SNMPTN seminimal mungkin, Arif belum bisa menjawab karena hal tersebut akan dirundingkan dahulu dengan pihak rektorat yang lain.
Selengkapnya...

UNJ Tetap Pertahankan Jalur PMDK

Ketika banyak perguruan tinggi negeri menyerahkan 100 persen penerimaan mahasiswa barunya kepada seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN), Universitas Negeri Jakarta (UNJ) justru tetap mempertahankan jalur ujian mandiri. Jalur mandiri diperlukan bagi calon mahasiswa yang tak memenuhi kriteria dalam SNMPTN.

"Di SNMPTN, ada ketentuan tahun terakhir lulusan tidak boleh lebih dari tiga tahun. Lalu bagaimana nasib lulusan empat tahun lalu? Kesempatan itu kan tertutup. Merekalah yang akan ditampung di jalur mandiri," kata Zainal Rafli, Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), di Jakarta, Jumat (21/1).

Zainal menambahkan, kuota jalur mandiri dialokasikan sesuai dengan ketetapan pemerintah sebesar 40 persen dari keseluruhan daya tampung UNJ sebanyak 4.200 kursi. Jalur mandiri diperbolehkan pemerintah, asalkan kuotanya tak boleh lebih dari 40 persen dan ujiannya digelar setelah pengumuman SNMPTN.

"Jadi, kami tak menyalahi aturan itu," ucap Zainal seraya menyebutkan penerimaan lewat jalur mandiri dilaksanakan pada 30 Juni 2011.

Dari 60 persen kuota yang ditetapkan pemerintah atau 2.240 kursi UNJ yang akan diperebutkan dalam SNMPTN, menurut Zainal, sebanyak 15 persen dialokasikan untuk seleksi undangan--dahulu disebut program PMDK/penelusuran minat dan bakat--dan 45 persen untuk seleksi ujian tulis.

Soal biaya kuliah, Zainal mengatakan UNJ hingga kini masih menjadi PTN berbiaya murah. Ia mencontohkan SPP untuk mahasiswa jalur reguler sebesar Rp 400 ribu per semester, sedangkan SPP untuk jalur mandiri sebesar Rp 600 ribu per semester.

"Uang masuk yang dibayar satu kali selama menjadi mahasiswa dikenakan mulai dari Rp 1,5 juta-Rp 3 juta. Tertinggi Rp 7 juta untuk jurusan teknik karena ada fasilitas laboratorium," katanya.

Dijelaskan, untuk jalur undangan (jalur prestasi akademik tanpa ujian tertulis), pendaftaran pada 1 Februari-12 Maret 2011 (secara online) dengan alamat laman: undangan.snmptn.ac.id dan pengumuman 18 Mei 2011. Alurnya, kepala sekolah mendaftar ke web SPTN, pelamar membayar Rp 175 ribu untuk memilih dua PTN dengan 3 prodi.
Selengkapnya...

Followers

PMDK © 2009 Template Redesign by Not Just A Reference.

TOP