Monday, January 24, 2011

Latihan Soal UN SD 2011 Paket Kedua


Dinas Pendidikan Provinsi Jatim akan bekerja sama dengan pihak Polda Jatim untuk mengawal ketat soal ujian nasional (UN) 2011. Pengawalan akan dilakukan sejak penerimaan plat soal mulai dari Bandara Juanda ke perusahaan percetakan hingga distribusi ke tingkat sekolah.

“Penjagaan ketat juga akan dilakukan terhadap karyawan perusahaan percetakan yang mencetak soal UN. Para karyawan akan dikarantina selama proses pembuatan soal,” kata Kepala Biro Bina Mitra Polda Jatim, Ajun Komisaris Besar Polisi Mohammad Fauzi, di sela Sosialisasi UN SD/MI/SDLB, SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA/SMALB/SMK Tahun Pelajaran 2010/2011 Provinsi Jatim, Kamis (20/1).

Fauzi juga meminta kepada masayrakat, guru dan pihak sekolah untuk tidak lagi percaya jika nantinya ada isu kebocoran soal. "Jangan percaya isu kebocoran soal. Karena kita sudah menerapkan pengamanan dan pengawalan ketat," imbuhnya.

Selain itu, Polda Jatim juga menyiapkan helikopter untuk mendistribusikan soal ke pulau-pulau terkecil. Hal ini untuk mengantisipasi cuaca buruk dan keterlambatan kedatangan soal."Kami tahu akhir-akhir ini cuaca sangat ekstrim. Makanya kita siapkan helikopter jika sampai nanti bulan 3 cuacanya tetap tidak bersahabat," pungkasnya.


Download Links Latihan Soal UN SD 2011 Paket Kedua



Download Latihan Soal Bahasa Indonesia


Download Latihan Soal Matematika


Download Latihan Soal IPA

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, Harun menyatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan percetakan dalam distribusi soal. Kewenangan teknis pencetakan sudah diatur menurut aturan dari Kemendiknas. Perguruan tinggi negeri pun akan dilibatkan dalam proses pengawasan hingga pemindaian lembar jawaban. “Soal UN akan mencakup kecerdasan afektif, psikomotor, dan kognitif. Jadi guru harus mengondisikan siswa untuk siap menghadapi ujian. Sehingga jika muncul isu bocoran soal, mereka sebaiknya mengabaikannya,” kata Harun,

Selama ini memang, UN dianggap momok dalam penentuan kelulusan. Akibatnya, banyak siswa dan guru merasa tegang dalam menghadapi UN. Bahkan, lanjutnya tidak sedikit yang percaya pada bocoran soal dan jawaban yang justru menyesatkan.

Sekedar diketahui jumlah peserta UN di Jatim 2011 sebanyak 1.537.596 siswa. Rinciannya 514.584 siswa SD/MI/SDLB, 560.569 siswa SMP/MTs/SMPLB, dan 362.853 siswa MA/MI/SMALB/SMK.

“Kendalannya masih ada di seputar masalah teknis saja. Karena itu kami akan terus mengkoordinasikan UN ini secara teknis agar pelaksanaannya lancar,” ujar Harun lagi.

Ia juga menargetkan, angka kelulusan UN mencapai 99 persen. Padahal tahun lalu, angka ketidaklulusan UN untuk nasional mencapai persen 89,88 persen.

“Kami optimis target kelulusan mencapai 99 persen, untuk itu kami terus sosialisasikan kebijakan UN ini hingga ke kepala sekolah,” ujarnya.



UN Ulangan Ditiadakan

Harun juga menegaskan lagi, kalau UN ulangan ditiadakan. Meski demikian, UN susulan tetap diadakan. Rencananya, UN utama akan berlangsung pada 18-20 April 2011 untuk tingkat SMA sederajat, 25-28 April untuk SMP sederajat diikuti dengan 10-12 Mei untuk SD dan sederajat. “UN susulan seminggu setelah UN utama. Ujian praktik kejuruan atau SMK paling lambat sebulan setelah UN utama,” ujarnya

Selain tidak ada UN ulangan, UN kali ini juga meniadakan tim pemantau independen (TPI). Kriteria kelulusan juga berbeda dari tahun lalu. Berdasarkan evaluasi pelaksanaan UN tahun lalu, kriteria kelulusan dari satuan pendidikan harus memperhitungkan hasil ujian sekolah, penilaian guru dan hasil UN yakni nilai ujian sekolah (US) dan rapor. Karenanya merujuk pada Permendiknas No 45 tahun 2010 maka ditentukan kriteria kelulusan harus mencakup nilai US dan nilai akhir (NA).

Jadwal UN SD/MI 2011
Jadwal UN SD/MI 2011 sederajat berlangsung 10-12 Mei 2011 dan UN susulan 18-20 Mei 2011.

Followers

PMDK © 2009 Template Redesign by Not Just A Reference.

TOP